Langkah-langkah Cara Membuat Jaringan LAN Menggunakan Packet Tracer

Jaringan adalah kumpulan beberapa perangkat computer dalam suatu area tertentu yag berguna untuk saling bertukar atau sharing data dan informasi. Tentunya dengan membuat jaringan kia dapat menghemat waktu dalam pengiriman data dan pastinya hemat biaya juga. Buat kali kita akan membuat simulator nya dengan menggunakan Cisco Packet Tracer.

  • Cisco Paket Tracer
  • Switch
  • PC 5 unit
  • Laptop 5 unit
  • Kabel Straight
Diatas adalah setting IP pada PC 2
Test PING




PC 2

Itu adalah daftar IP nya, dari simulasi diatas, kita dapat membuktikan nya dengan mencoba test PING, sebagai contoh ping dari PC 2 ke PC3, dan dari PC 2 ke laptop 6, berikut screenshoot nya


Berikut adalah contoh sederhana dalam membuat sebuah Jaringan LAN:
Adapun tahap pembuatan nya adalah sebagai berikut:
Pertama tama, kita siapkan dulu switch nya, kita ambil switch yg type nya 2950-24, kita ubah namanya yang dari Switch1 menjadi Switch


Lalu setelah itu kita siapkan terlebih dahulu 5 unit PC dan 5 unit Laptop nya

Lalu kita sambungkan pc ataupun laptop tersebut pada switch yang telah ada menggunakan kabel STRAIGHT

Setelah semua tersambung dan kabel nya muncul lampu di tiap ujung nya berwarna hijau menandakan bahwa PC ataupun laptop nya sudah saling terhubung ke Switch nya. Tetapi tunggu dulu, tahap nya belum selesai kita harus men setting IP nya terlebih dahulu, berikut daftar setting IP nya
Diatas adalah tampilan untuk IP pc clien yg kedua, untuk client yang lainnya dapat disetting berurutan sesuai dengan urutan IP diatas, dengan catatan gateway nya sama saja yaitu 192.168.0.1
Berikut daftar IP nya:

IP: 192.168.0.2
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



PC 3


IP: 192.168.0.3


Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



PC 4


IP: 192.168.0.4


Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



PC 5


IP: 192.168.0.5


Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



PC 6


IP: 192.168.0.6


Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



Laptop 2


IP: 192.168.0.7
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



Laptop 3


IP: 192.168.0.8
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



Laptop 4


IP: 192.168.0.9
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



Laptop 5


IP: 192.168.0.10
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1



Laptop 6

IP: 192.168.0.11
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 192.168.0.1


Jika pesannya sudah reply maka simulasi pembuatan jaringan kita berhasil, dan penerapan jaringan LAN ini dapat kita gunakan ataupun terapkan di kehidupan kita, seperti contohnya saya beserta teman teman saya selalu menggunakan jaringan LAN ini untuk bermain game OFFLINE bersama.


Sekian informasi tentang tutorial pembuatan Jaringan LAN nya, semoga infonya bermanfaat.

Langkah-langkah Cara Menginstall Windows 8

Pertama, Anda perlu booting komputer Anda menggunakan media instalasi Windows 8 (CD atau USB flashdisk). Jika Anda menggunakan mesin virtual, boot dari instalasi image Iso.
Windows 8 membutuhkan waktu beberapa saat untuk memuat file setup, di mana Anda akan melihat sebagian besar layar hitam, mirip dengan gambar yang di bawah ini.

Setelah file yang diperlukan akan disalin, setup dimulai dengan menanyakan apa bahasa, waktu, mata uang dan pengaturan input keyboard yang ingin Anda gunakan. Membuat pilihan yang Anda inginkan dan klik Next.

Klik tombol “Install Now” untuk memulai proses instalasi windows 8

Anda akan diminta untuk memasukkan kunci produk yang diperlukan untuk mengaktifkan instalasi Windows 8. Ketik kunci produk yang Anda beli dan klik Next. Jika Anda telah membeli versi eceran Windows 8, kunci produk akan ditemukan dalam kemasan cakram instalasi. Kunci produk yang sama kemudian akan diminta untuk mengaktifkan Windows 8, setelah instalasi selesai.

Anda akan diminta membaca perjanjian lisensi, centang kotak bertulisan “I accept the license terms” lalu klik tombol Next

Anda akan diminta untuk memilih antara membuat upgrade atau instalasi custom. Pilih “Custom: Install Windows only (advanced)”

Sekarang Anda akan diminta untuk memilih di mana Anda ingin menginstal Windows 8. Pilih partisi yang Anda inginkan dan klik Next. Jika Anda menginstal Windows 8 di mesin virtual, atau pada komputer baru Anda harus terlebih dahulu membuat partisi. Oleh karena itu klik Drive Options.

Kemudian, buatlah partisi baru dengan menggunakan tombol New.

Tentukan ukuran partisi yang diinginkan lalu klik Apply
Catatan: Windows 8 setidaknya memerlukan ruang harrdisk sebesar 10GB, jika ingin menginstall aplikasi lain pada partisi yang sama setidaknya buatlah minimal sebesar 20 – 30GB.

Anda akan diminta untuk mengkonfirmasi jika sudah OK Windows 8 menciptakan sebuah partisi tambahan untuk file sistem, yang akan digunakan untuk boot dan pemulihan. Klik OK.

Pastikan partisi yang dipilih benar dan klik Next.
CATATAN: Pada langkah ini Anda juga dapat memformat partisi di mana Windows 8 akan diinstal, sebelum menekan Next.

Instalasi akhirnya dimulai. Setup akan memakan waktu beberapa menit untuk menyalin semua file yang dibutuhkan dan menginstal sistem operasi.

Setelah instalasi selesai, Windows 8 setup secara otomatis akan mereboot sistem. Kemudian, Anda akan melihat proses dari persiapan yang dibuat untuk login pertama. Agar proses ini selesai, Mungkin diperukan beberapa kali restart lagi, tergantung pada konfigurasi hardware komputer masing masing.
Personalisasi Instalasi Windows 8
Setelah reboot selesai, Windows 8 akan membutuhkan beberapa waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Kemudian, Anda akan diminta untuk personalisasi instalasi Windows 8 Anda. Mulailah dengan memberikan nama untuk komputer Anda. Jika Anda mengetik beberapa Karakter “tidak sah” seperti $, %, &, Anda akan diberitahu bahwa karakter ini gak bisa dipakai. Juga, pilih warna background yang Anda inginkan. Setelah selesai, klik Next.

Jika Anda menginstal Windows 8 pada laptop atau perangkat dengan kartu jaringan nirkabel (wifi), Anda akan diminta untuk memilih jaringan nirkabel untuk menghubungkan dan memasukkan password yang sesuai untuk koneksi ke jaringan wifi. Pada komputer atau perangkat yang terhubung melalui kabel ke jaringan, Anda tidak akan melalui langkah ini.
Selanjutnya, Anda perlu memilih apakah Anda ingin menggunakan Express Setting yang dibundel bersama Windows 8, atau Anda ingin menyesuaikan instalasi Anda. Untuk ini kita akan memilih opsi Customize, klik Customize.

Pertama, Anda akan ditanya apakah Anda ingin mengaktifkan file sharing atau tidak. Silahkan Pilih opsi yang Anda inginkan.

Kemudian Anda akan ditanya untuk pengaturan yang diinginkan pada Windows update, dan fitur keamanan seperti Smartscreen Filter, Seuaikan dengan keinginan masing-masing dan klik Next.

Selanjutnya, Anda akan ditanya apakah Anda ingin mengirim berbagai jenis informasi kepada Microsoft. Silahkan atur hal-hal sesuai dengan preferensi Anda dan klik Next.

Kemudian, Anda ditanya tentang pemecahan masalah dan pilihan apa yang ingin Anda nyalakan. Juga, Anda dapat mengatur jika aplikasi dapat menggunakan nama dan gambar akun dan jika mereka diizinkan untuk mengakses lokasi Anda. Silahkan atur hal-hal seperti yang anda inginkan dan klik Next.

Akhirnya, Anda sampai ke layar “Sign in to your PC“. Untuk dapat merasakan beda Windows 8 sepenuhnya, yang terbaik adalah dengan menggunakan akun Microsoft (juga dikenal sebagai Windows Live ID, akun email hotmail) untuk sign in Ketik akun Microsoft dan klik Next.

Catatan: Jika Anda lebih suka tidak masuk menggunakan akun Microsoft, klik link “Sign in without a Microsoft account” di bagian bawah jendela dan ikuti petunjuk yang ditunjukkan oleh setup wizard.
Kemudian, Anda akan diminta memasukkan sandi akun Microsoft. Ketik dan klik Next.

Kemudian, Anda dapat memberikan e-mail dan nomor telepon alternatif untuk memulihkan password account Anda, jika Anda lupa atau diubah oleh orang yang tidak diinginkan. Silahkan masukkan rincian yang diminta dan klik Next.

Windows 8 membutuhkan waktu untuk mempersiapkan komputer Anda dan semua pengaturan, harap bersabar.

Sementara persiapan dilakukan, Anda akan ditampilkan tutorial singkat tentang cara mengakses bar pesona baru (Charm Bar) – salah satu perubahan yang paling penting dalam Windows 8. Saya sarankan agar Anda memperhatikan petunjuk yang ditampilkan pada tahap ini.

Setelah tutorial berakhir, Anda akan ditampilkan informasi lebih lanjut tentang kemajuan kustomisasi 8 Windows melalui layar berwarna dan beberapa pesan.

Setelah semuanya selesai, Anda akan ditampilkan Start Screen Windows 8.

Jika Anda menekan tombol Win + D atau klik pada ubin Desktop, Anda juga dapat melihat dan mendapati desktop klasik.

Selamat Datang di Windows 8
Kesimpulan: Seperti yang kita lihat dari artikel ini, Instalasi windows 8 dengan cara yang sangat mirip dengan windows 7, tapi semakin kita dekat dengan layar login pertama kali, hal-hal berubah secara dramatis bukan? Antarmuka Baru Mulai kelihatan.

Definisi BIOS dan Fungsinya


Basic Input Output System atau lebih sering disingkat BIOS, merupakan program atau software antarmuka yang berada pada tingkat paling rendah yang berfungsi mengontrol perangkat keras yang terpasang pada komputer. Biasanya BIOS terpasang atau tertanam pada ROM komputer.

Di setiap motherboard pasti memiliki BIOS, dan apabila BIOS tersebut rusak, besar kemungkinan motherboard yang bersangkutan akan mengalami kerusakan pula. Pada BIOS, biasanya kita hanya bisa merubah pengaturan yang sudah ada sebelumnya, seperti misalnya waktu, tanggal, merubah besar kapasitas VGA onboard, dan settingan dasar lainnya.

Namun ada dua settingan yang yang paling sering dirubah, diantaranya pengaturan booting dan juga pengecekan terhadap hardware yang terpasang pada mainboard. Pengecekan ini paling sering dilakukan ketika kita memasang harddisk atau juga DVD, setelah hardware tersebut dipasang, biasanya kita selalu masuk ke BIOS untuk melihat statusnya apakah sudah terdeteksi atau belum.


Pengertian Dan Fungsi BIOS Pada Komputer


Fungsi BIOS pada komputer

1. Mengenali semua hardware
Sperti yang sudah dibahas sebelumnya, BIOS ini mampu mengenali semua hardware yang terpasang pada mainboard. Selain itu, BIOS juga membantu kita mengetahui status koneksi antara komponen peripheral dengan mainboard.

2. Pengecekan terhadap hardware yang terpasang
Selain mampu mengenali hardware yang terpasang, BIOS juga mampu mengecek keadaan hardware yang terpasang apakah dalam keadaan baik atau tidak. Proses pengecekan oleh BIOS tersebut lebih sering dikenal dengan istilah POST (Power On Selt Test). Ketika terjadi masalah pada perangkat keras yang terpasang, biasanya BIOS akan memberi pesan peringatan berupa bunyi beep.

3. Mengatur settingan dasar dari sebuah komputer
BIOS juga sering digunakan untuk mengatur beberapa settingan dasar, diantaranya adalah waktu dan tanggal, pengaturan booting, dll. Pengaturan urutan booting ini adalah yang paling sering digunakan, tidak lain adalah untuk kebutuhan install ulang komputer.

3 Produsen BIOS yang terkenal adalah:

  • Award BIOS
  • Phoenix BIOS
  • AMI BIOS

Langkah-langkah Cara Merakit Komputer

Merakit PC bukanlah hal yang sulit, terlebih jika di sertai gambar dalam langkah perakitannya, tentu akan membuat hal ini menjadi lebih mudah dan menyenangkan, oleh karena itu, dalam bahasan ini saya akan memberikan langkah-langkah dalam merakit sebuah PC. Berikut adalah peralatan yang harus di persiapkan dan langkah-langkah dalam perakitannya


Peralatan Yang di Butuhkan:
Obeng +
Obeng –

1
Hardware yang di Butuhkan
1. Casing Komputer
2
2. Mainboard
3
3. Prosesor dan Fan nya
4
4. Memory Ram
5
5. Kabel SATA atau ATA ( tergantung DVD dan Harddisk kita ) kalau DVD dan Harddisk kita Sata maka yang kita butuhkan kabel SATA demikian sebaliknya. Contoh kita kali ini adalah DVD dan HARDDISK SATA
Kabel SATA
6
Kabel ATA
7
6. Harddisk
8
7. DVD-RW atau ROM
9
8.  Mouse
10
9. Keyboard
11
10. Monitor
12
11. Dua kabel Power untuk monitor dan Power Supply
13
Langkah – Langkah Perakitan
1. Langkah Pertama kita buang plastik (karah) penutup prosesor
14
2. Pasang Prosesor, lihat kedudukannya perhatikan di salah satu sudutnya ada bentuk segitiga, begitu juga dengan slotnya
15
3. Paskan kedudukannya kemudian Kunci Prosesor
17
18
4. Sekarang kita pasang FAN Prosesor  dan tekan kebawah Kunci Fan Tersebut pastikan ada suara klik yang menandakan kuncinya tepat di kedudukannya.
19
20


5. Colokkan Power Fan Prosesor ke Mainboard

21
6. Kemudian Buka Casing dan Pasang penyangga Mainboad bawaan casing tersebut
22
7. Lepaskan Seng bawaan tempat kedudukan VGA, USB, dll ( CONNECTORS ). Dan pasang dengan bawaan Mainboard tersebut
24
25
26
8. Sekarang kita pasang Mainboard dan pasang bautnya
27
28
9. Pasang Harddisk pada tempatnya dan pasang bautnya
29
30
10. Lepaskan tutup depan casing untuk tempat DVD-RW kemudian pasang DVD-RW nya dan pasang bautnya
31
32
34
11. Pasang kabel sata harddisk dan DVD-RW ke Mainboard
35
12. Pasang Kabel power Harddisk
36
13. Pasang kabel SATA Harddisk
1a
14. Pasang Kabel power DVD-RW
38
15. Pasang kabel SATA DVD-RW
39
16. Pasang kabel Power Mainboar ( EATXPWR 24-PIN )
40
17. Pasang kabel power ATX 4-PIN
41
18. Pasang kabel USB Connectors
42
19. Pasang satu – persatu System Panel Connector
43
20. Pasang kabel Front Panel Audio Connectors
44
21. Pasang memory di slotnya dan paskan kedudukannya kemudian kunci dengan menekan ke dalam di bagian kiri dan kanan slot tersebut
45
Tahap Uji Coba
1.  Pasang kabel power Monitor dan Power Supply
46
47
2. Pasang kabel VGA di Monitor dan Port VGA di Casing
48
3. Pasang kabel  Keyboard ( Sebelah Kiri )
49
4. Pasang kabel  Mouse ( Sebelah Kanan )
50
5. Kemudian sambungkan Power Supply dan Monitor ke listrik
6. Tekan power Casing dan Monitor kemudian lihat hasilnya
51
52
Sekarang PC sudah terakit dan dapat menyala sesuai dengan fungsinya, berikutnya adalah menginstal sistem operasinya agar komputer dapat beroperasi dengan baik dan benar. Demikian info mengenai langkah-langkah dalam merakit sebuah PC, semoga bermanfaat!

Copyright © TEKNOLOGI | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑